www.pb-pbsi.org

Singapura – Sony Dwi Kuncoro langsung kandas di babak pertama Singapura Terbuka Super Series 2011. Sang juara bertahan asal Indonesia dibekuk pebulutangkis China Bao Chunlai 19-21, 13-21.

Dengan kekalahan itu maka harapan Sony untuk mempertahankan gelar, setelah tahun lalu keluar jadi jawara usai mengalahkan pebulutangkis Thailand Boonsak Ponsana, pun pupus dini.

Dalam pertandingan, Rabu (15/6/2011), Sony terlihat kurang fit. Hal itu disebabkan cedera pinggang yang belakangan merundungnya.

“Sebelum ke turnamen ini saya sempat cedera. Sekarang sembuh 100% sih belum, namun sudah lebih baik. Tapi saya sudah mencoba sekuat tenaga, namun Chunlai bermain lebih cepat dan saya tidak bisa mengimbangi kecepatannya,” aku Sony di situs resmi PBSI.

Untuk Bao Chunlai, yang unggulan tujuh, kemenangan tak ayal disambut dengan ceria. Namun, ia juga mengakui kalau lawan yang baru dikalahkannya tampil di bawah performa terbaik.

“Permainan saya hari ini OK , namun belum yang terbaik. Sony juga sepertinya tidak pada penampilan terbaiknya terutama di game kedua,” katanya.

Kekalahan juga diderita oleh tunggal putra Indonesia lainnya, Tommy Sugiarto. Tommy takluk dari unggulan empat Peter Hoeg Gade dengan 11-21, 16-21.

Simon Santoso bernasib lebih baik dan memastikan langkah ke babak kedua usai mengatasi Tien Minh Nguyen, 15-21, 24-22 dan 21-17.

Satu tunggal putra lainnya, Dionysius Hayom Rumbaka masih menghadapi Sho Sasaki sampai dengan berita ini diturunkan. Jika sukses melewati Sasaki, ia akan menghadapi Simon di babak kedua.


( krs / mfi )

Share Post