Akhirnya setelah menanti hingga 17 pertandingan pada Ajang Liga Inggris, Adel Taarabat mampu membawa kemenangan bagi Queens Park Rangers di kandang sendiri.

Meskipun harus dengan kerja ektra keras dan susah payah, QPR akhirnya bisa membekuk tamunya, Fullham dengan skor akhir 2-1 pada hari Sabtu, 15 Desember 2012 kemarin. Taarabt yang saat itu menjadi Man On the Match memborong dua gol QPR, masing-masing menit 52 dan 68.

Namun, kubu Fullham tak mau tinggal diam dan menyarangkan gol dari Mladen Petric pada menit ke 88, danm emperkecil skor menjadi 2-1.

Kegarangan QPR sudah mulai terlihat dari awal pertandingan. Saat bel peluit tanda pertandingan dimulai terdengar, QPR dengan ganas langsung menebar ancaman ke gawang Fullham berklai-kali hingga Djibril Cisse nyaris menjebol gawang Fulham menyusul umpan manis Adel Tarabt. Namun, peluang itu dapat diselamatkan Mark Schwarzer yang segera menjauhkan bola dari gawang Fullham.

Tak mau tinggal diam dengan gempuran QPR tersebut, Fullham melakukan serangan balasan. Namun sayang Jamie Mackie menyia-nyiakan umpan cantik yang diciptakan oleh John Arne Riise. Secara garis besar, Rangers lebih mendominasi pertandingan berkat kecemerlangan Taarabt sebagai pengatur serangan. Meski demikian, kedudukan tetap tanpa gol hingga turun minum.

Pada paruh kedua pertandingan berjalan, tepat pada menit ketujuh, Taarabat membuat QPR unggul dengan gol pembuka di laga kali ini. Tendangan sang gelandang dari dalam kotak penalti berbelok mengenai Brade Hangeland sehingga tak mampu diselamatkan Schwarzer.

Dengan gol pertama tersebut, berhasil membuat Fullham ciut nyalinya dan mulai bermain sembrono serta tak tak terkendali. Fullham terlihat tertekan apalagi harus bermain di kandang lawan kali itu. Kondidi tersebut diperparah dengan gol kedua Taarabat pada menit 68, dengan aksi solo yang memukau.

Namun kondisi tersebut tak berlangsung lama karena 20 menit kemudian Mladen Petric berhasil mejebol gawang QPR dan menyelamatkan muka Fullham ketika tendangannya menghantam Alejandro Faurlin sehingga tidak bisa diselamatkan Robert Green.

Share Post